Tuesday, July 22, 2008

Wanita tidak puas SEX ada semua aspek seksnya

artikel ini di tulis sesuai aslinya......
sumber : http://www.the-clitoris.com/indo/html/satisfact.htm

Ilustrasi-ilustrasi ini terkandung dalam buku For Women Only dapat dilihat pada bagian Anatomy

Informasi berikut berasal dari buku For Women Only oleh Jennifer Berman, M.D., dan Laura Berman, PH.D.. saya merekomendasikan buku ini untuk para wanita yang tidak puas ada semua aspek seksnya. Semuan wanita sebaiknya memeperhatikan untuk memiliki buku ni karena buku ini akan memberikan pemalahamana yang lebih baik mengenai seksual mereka, dan segala sesuatu atau peristiwa yang mungkin memwpunyai dampak negatif pada kehidupan mereka. Meskipun anda merasa kehidupan seks anda sekarang tidak bermasalah tapi nda hendaknya menjaga bahwa hal tersebut akan tetap berlanjut. Jika anda menghargai kenikmatan seks anda, maka anda membutuhkan buku. Belilah buku ini untuk pasangan anda !

Kilnik atau tempat lainnya, dulunya menspesifikasikan “ketidakpuasaan seksua” sebagai “kurang berfungsinya seks”. Berman bersaudara lebih suka menggunakan kata “ketidakpuasan pada seksual” ketika mereka berbicara pada pasien mereka. “label” yang benar untuk seorang wanita, mungkin tidak menginginkannya untuk mempraktekkannya pada dirinya sendirinya. Dan sebagai tambahan, jika seorang wanita tidak bahagia dengan semua bagian seksualnya maka itu tidak berarti dia secara otomatis tidak memfungsikannya. Seorang wanita barangkali lebih merasa nyaman jika mengatakan “dia tidak puas” dibandingkan jika dia berkata “dia tidak merasa berfungsi” alasan inilah yang membuat saya memilih untuk menggunakan kata-kata “ketidakpuasan pada seks”.

Buku ini berisi tentang informasi terkini merngenai disagnosa dan pengobaytan terhadap ketidakpuasan seks pada wanita. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa 43% wanita mengalami efek dari ketidakpuasan seks. Dan baru-baru ini, suatu pertanyaan medis menampakkan usaha yang significant dalam mencoba menemukan penyebabnya. Sejak penyebab yang sebenarnya belum diketahui, maka terdapat kelemahan efektifitas dan kelemahan pada pegobatan yang dapat digunakan. Wanita yang sedangh mencari solusi untuk kesulitan seks mereka, mungkin perlu untuk membaca buku ini agar mendapat sesuatu yang mendekati masalah mereka sebelum mereka mengunjungi dokter, ahli terapi, psikolog, atau psikiater. Mungkin terdapat suatu celah dimana dokter tidak menyadarinya dan buku ini mengandung banyak informasiyg telah dikembangkan dan ditemukan sejak tiga tahun yang lalu. Jangan terlalu berharap para ahli medis akan mengetahui semua informasi yang ada di buku ini. Sebagian besar ahli medis profesional hanya mengetahui sedikir atau bahkan mereka tidak pernah di training mengenai seksual wanita.

Pada tahun 1998, sembilan belas panel ahli medis spesialist dasri seluruh dunia bertemu untuk merndefenisikan dan menjelaskan mengenai ketidakpuasana seks pada wanita. Dahulu dan selanjutnya, ketidakpuasan seks selalu di kirta bersumber semata mata hanya pada masalah kejiwaan. Definisi asli mungkin telah didapatkan berdasarkan penyebab psycholognya, dan assosiasi psikiater amerika yang menemukannya seitar 20 tahun yang lalu. Pertemuan iyu menyetujui adanya 4 klasifikasi ketidakpuasana seks wanita dan klasifikasi itu akan diberikan berikut.



1. Ganguan gairah Hypoactive seksual : lemah gairah seksual yang akan menyebabkan seorang wanita mengalami stres. Penyebab lainnya adalah persistent, yaitu kurangnya atau lemahnya c fantasii dan fikiran seksual mereka, atau kurangnnya ketertarikan untuk hubungan seks. Sebagai kategori tambahaan, yaituu keenganana untuk berhubungan seks. Kacaunya gairah hypoaktif seksual mungkin disebabkan oleh faktor-faktor medis ( seperti pengobatan), faktor-faktor emosiaonal (seperti deptesi), satau karena menapuse ( baik secara natural maupun operasi). Kenggganan melakukan seks termasuk didalamanya menghindari untuk bersenggama atau yang bethubungan dengan itu. Itu juga di klasiikasikan sebagai kekacauan phobic yang dapat berasala dari fisik, seks berlebihan atau trauma masa kecil. [Hypo- berarti kelemahan atau kekurangan.]



2. Gangguan gairah seksual : ketidak mamapuan untuk memdapat atau memeprtahankana cairan genital yang memadai, swelling atau respon somatic [somatic berhubungan dengan tubuh, bukan pikiran], seperti sensitivitas pada puting susu. Ganggguan gairah seksual termasuk didalamnyanya kurangnya cairan vagina, menurunkannya sensasi yang dirasakan pada daerah clitoris dan labia; lemahnya perpanjangan, pembesaran dan gairah vagina; meskipun kondisi-kondisi ini dapat disebabkan oleh faktor psikologi seperti depresi, namun dapat juiga disebabkan oleh adanya masalah–masalah medis seperti berkurangnya aliran darah menuju daerah vagina atau clitoris. Beberapa wanita yang secara pisik mengalami masalah seksual dan berkembang menjadi malasah kejiwaan, maka sumber malasahlnya harus ditujukan pada gangguan gairah seksual.



3. Gangguan Orgasme : kesulitan atau ketidakmampuan untuk mencapai orgasme setelah mendapat rangsangan seksual yang cukup. Orgasme dan dapat menyebabkan wanita menjadi strees, sehingga kualitas dari orgasme itu sendiri mungkin akan berkurang. Beberapa wanita yang memepunyai masalah–masalah diatas menceritakan orgasme mereka dengan istilah “mendiamkannya,” khususnya jika dulunya mereka pernah merasakan orgasme yang kuat. Kekacauan pada orgasme sering dikategorikan dalam 2 hal, pertama yaitu seorang wanita tidak pernah memcapai orgasme. Dan yang kedua yaitu seorang wanita tidak akan bertahan lama ketika memcapai orgasme yang mungkin disebabkan oleh operasi, kekurangan hormon, atau trauma. Gangguan orgasme ini dapat disebabkan oleh trauma emosional atau trauma seksual tapi ada banyak faktor-faktor medis seperti adanya pengobatan atau adanya kerusakan urat saraf panggul selama operasi yang dapat menyebabkan masalah–masalah diatas. Clitoridectomy atau perpindahan/ pergerakan clitoris sebagaimana yang sering dilatih di beberapa tempat seperti di afrika, timur engah. Dan sia, kelihatannya menjadi penyebab natural dari kategori ini.



4. Rasa sakit selama hubungan seksual : termasuk didalamnya dyspareunia yang mana rasa sakit pada kelamin terus berulang setiap berhubungan seks. Dyspareunia dapat berkembang menjadi masalah medis seperti infeksi vagina atau lemahnya vagina selama masa menopause, hingga melakukan operasi pada vagina atau vulva. Masalah ini dapat juga disebabkan oleh faktor psikologi. Atau konflik emosional lainnya. Penyebab rasa sakit lainnya yaitu kejang panggul yang menjadi dengan sendirinya pada bagian ketiga lebih rendah dari vagina, kemudian kejang ini bercampur dengan penetrasi vagina. Malsah vagina biasanya berkembang sebagai respon untuk rasa sakit penetrasi, dan juga dapat disebabkana oleh masalah masalah emosiaonal . panel mengeindetifikasina sub kategori katiga ini sebagai rasa sakit seksual, atau rasa sakit pada kelamin yang disebabkan oleh ransangan seksual. Rasa sakit ini tejadi derngan bermacam macam rangsangna seksual lainnya dibandin ketika sedang bersenggama. Meskipun ini menyebabkan rasa skait namun penyebab utama dari rasa sakitt ini dapat berupa infeksi pada vagina, luka pada alat kelamin ( ritual yang diakukan waniyt afrika yang mana kami bicarakan pada chapter 6 ), vestibulitisd, mudah terangsang dan sensasi yang dirasakan disekitar pembukaaan vagina.



Baiklah sekrang ini anda telah memepunyai tanggapa medis untuk menggolongkan bagian seks yang tidak memuaskan anda, sekarang apa yang akan anda lakukan ? hal berikut yang mesti anda ketahui mengenai penyebab– penyebabnya. Jika anda tidak mengetahui penyrebsbnys, anda mungkin tidak akan dapat menemukan solusinya. Dibawah ini merupakan penjelasan singkat yang mesti adna ketsahui secara medis dan juga kondisi–kondisi psikologi yang dapat membawa dampak pada kepuasan seksual anda. dan saya ajan memeperjelas hal-hal yang dapat berdampak pada seksual wanita, namun saya tidak dapat m memejelaskan detail yang sama dengan yang ada di buku. Ini hanya merupakan pandangan secara umum.



Operasi panggul atau trauma : Dokter sederhana telah membatasi pemahamana mengenai lokasi dan tempat uyrat saraf dan pembuluh darahg yang melewati /melalui panggul wanita tempat beradanya vagina dan vulvanya. Dokter tidak mengetahui dengan pasti area mana yang mesti dihindari ketika sedang melakukan operasi ini, seperti hysterectomy, embolize uterine dan episiotomy. Dan sebagai tambahan, luka pada vagina selama melahirkan dapat meyebabkan kerusakan pada vagina, urat saraf vagina dan clitoris, vaskular vagina dan clitoris. Rusaknya pembuluh darah berefek pada clirtoris wanita. Labia, sensitifitas vagina, dan kemamapuan waita untuk megalai gairah seksual hingga mengeluarkan cairan pelicin dan kemudian mecapai orgasme. Pengangkatan ahim dan cervix daapt juga mengubah orgasme wanita. Khususnya jika dia mengalami “orgasme pada panggul” kerusakan panggul dan luka yang menganga juga dapat berefek pada panggul, orgasme kelamin , urat saraf dan sirkulasi darah. Banyak dokter yang tidak mengetahui bahwa operasi dapat membawa efek negatif .



Vasculogenic atau masalah sirkulasi darah : Sirkulasi darah yang melaluipanggul dan organ kelamin merupakan hal yang penting untuk respon seksual wanita. Sirkulasi darah tadi akan memebawa efek langsung pada kemampuan wanita untuk mengalami gairah seksual, mengwuarkan cairan pelicin hingga menghasilkan orgasme. Jika anda membatasi atau memotong sirkulasi darah ini maka respon seksual wanita akan melemah. Berikut ini adalah penyakit dan aktifitas yang dapat berefek pada sirkulasi darah panggul.



* Penyakit jantung koroner : kami sering di informasikan olewh media-media mengenai resiko penyakit jantung koroner. Satu aspek dari penyakit ini yang mereka tidak sebutkan adalah dapat menimbulkan plak pada arteri jantung dan juga dapat menimbulkan plak pada arteri jantung dan juga dapat menimbulkan plak pada arteri panggul. Ini dapat memebatsi aliran darah menuju panggul dan organ kelamin. Plak ini juga dapat menebalkan dan melukai otot dalam vagina dan jaringan otot halus klitoris. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya cairan pelicin dan menimbulkan rasa sakit selama foreplay dan senggama.


* Tekanan darah tinggi : dampak dari tekanan darah tinggi pada seksual wanita saat ini belum terlalu diketahui. Yang jelas, tekanana darah tinggi dapat merusak pembuluh darah hingga menigkatkan resiko terkena penyakit jantung koroner, dan akbat seperti yang dijelaskan di atas. Pengobatannya mungkin berefek langsung pada respon seksual wanita. Pengobatan penyakit ini di bahas pada halamanKESEHATAN.


* Merokok : sementara ini kita telah di sadarkan oleh kerusakan yang dapat disebabkan oleh rokok, selain berdampak pada tubuh, juga dapat berdampak pada seksual kita. Meroko dapat meyebab kan pembuluh darah menyempit. Hal ini dapat berefek pada sirkulasi darah menuju organ panggul. Toxin yang terkandung dalam rokok dapat merusak dinding arteri hingga dapat menimbulkan penyakit jantung koroner.


* Mengendarai motosikal : Penggunaan tempat duduk mootosikal yang srandanr dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah da urat saraf pada klitoris. Hal ini mungkin menyebabkan clitoris menjadi kakuk, pada awalnya hal inni hanya sementara tapi munngkin akan menjadi permanen. Pada pria dan wanita, sebaiknya menggunakan kerusi motor
yang lebar.



Masalah hormon : tingkat hormon estrogen dan testosterone padatubuh wanita memppunyai efek significant pada seksualnya. Beberapa kondisi umum pada hormon-hormon yang dapat menyebabkan ketidakpuasan seksual pada wanita berikut.



* Menopause : Penurunanan produksi homon estrogen yang terjadi selama menopause dapat menghasilkan rasa panas, kekeringan atau irirtasi pada vagina, menipisnya atau hilangnya elastisitas kulit, mood yang berubah-ubah, dan depresi. Penurunanan hormon adrogen seperti hormon testosterone dapat menyebakan berkurangnnya tenaga, nafsu/ selra, energy, memory, gairah seksual dan respon. Hormon testosterone berperan sebagai kontrol utama pada gairah seksual.


* Gangguan-gangguan Endokrin : Kelenjar Endokrin dikeluarkan oleh seluruh tubuh dan bertanggung jawab untuk mengotrol fungsi internal tubuh dengan memeproduksi banyak hormon, penyakit dan rasa sakit, yang berefek seperti glans yaitu pituitary, hypothalamus, thyroid dan adrenal memepunyai dampak yang signidficant pada seksual wanita. Hormon mengontrol prosduksi hormon lainnya sehingga memebentuk suatu mata rantai yang mungkin menyebakban ketidakpuasan pada sekusal.


* Kurangnya hormon Postpartum : Hilangnya libido untuk sementara waktu selama masa kehamilan dan kelahiran adalah normal, dan hal tersebut seharusnya tidak lebih dari setahun. Ketika seorang wanita sedang menyusui, maka tubuhnysa memeproduksi oxytocin dan prolaction dan menahan produksi hormon testosterone. Dan hasilnya, wanita menyusui mungkin mengalami penurunana gairah seks selama masa tersebut. ( keuntungan dari menyusui masih lebih besar/lebih banyak daripada dampak negatif yaitu berat badan yang berlebihan). Wanita yang tidak menyusui, atau yang telah menghentikannya, mungkin mengalami penurunan gairah seksual yang kronis dan hal ini mungkin hasil dari berkurangnya hormon testosterone atau tubuh benar–benar tidak memprduksi hormon tertosteroned lagi. Alasan ini yang menyebabkan , mengapa terputusnya produksi hormon testosterone lagi. Alasan ini yang menyebabkan, mengapa terputusnya produksi hormon testerone lagi. Alasan ini yang menyebabkan mengapaterputusnya produksi hormon tertosterone tidak diketahui.


* Diabetes : Kerusakan yang berhubungan dengan diabetes disebut diabetes neuropatrhy dan dapat berdampak pada sistem kekekbalan dan pembuluh darah. Lebih dari 50 % penderita diabetes berkembang menjadi penderita diabetes neuropathy. Kondsi ini sering menyebabkan timbulnya mati rasa pada kaki, tangan dan paha. Arteri kecil pada panggul mungkin juga terkena dampak oleh penyakit ini hingga menghasilkan masalah vasculogenic.



Masalah Neurogenic : Kondisi masalah ini dapt berdampak pada sistem kekebalan dan dampak terbesarnta pada fungsi seksual seseorang.



* Sakit pada tulang punggung : Paralysis sering menyebabkan melemahnya sekaul seseorang secara significant tapi tidak sampai menghilangkan gairah seksual. Wanita yang kehilangan sensitifitas kelaminnya mungin tidak dapat mengalami orgasme yang kemudian merasakan sakit pada tulang punggung. Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa wanita yang mengalami paralysisi dapat mencapai orgasme dengan menggunakan sesuatu yang tidak konversional. Beberapa wanita yang mengalami orgasme yaitu dengan merangsang cervix vagnanya. Dan yang lainnya. Yang juga mengalami orgasme, menggunakan sebuah vibrator standar. Beberapa dari mereka menemukan bagian tubuh mereka yang menjadi daerah yang amat sensitif, seperti puting susu, leher dan telinga ketidakmamapuan seseorang sering juga disebabkan karena melemahnya orang tersebut dan orang itu memebiarkannya tanpa memcoba melawan kelemahannya.



Masalah-masalah fisik lainnya :



* Endometriosis dan fibroids : Wanita dengan endimetriosis dan fobroid mungkin menderita ketidakpuasan seksual sebagai dampak langsung dari pengobatan medis yang mereka terima; seperti D dan C (dilation dan curettage/ dilasi dan kuret), hysterectomy atau embolisuterine. Dampak dari pengobatan ini mungkin mempumpunyai dampak pada ketidakpuasana seksual wanita seperti yang dijelaskan di atas.


* Infeksi vagina dan infeksi saluran kencing : gejala-gejalanya berkumpunl pada vaginadan infeksi vulvar seperti vulvitis, vulvadynia, infeksi salutan kencing, dan cystitis dapat menyebabkan vulva dan vagina wanita menjadi sangat sensitif atau mudah teriritasi apabila mendapat sentuhan seksual. Beberapa dari infeksi ini akan meimbulkan bau tidak sedap. Dan sebagina besar dari infekdi ini mudah untuk di obati dan dampaknya terbatas pada seksual wanita, selainnya merupakan penyakit kronis dan melemahkan. Saynganya, semua penyakit ini belum terlalu dipahami dan akibatnya beberapa dari penyakit ini tidak diketahui cara pengobatannya.
* Interstitial cystitis : ini mwerupakan penyakit kandung kemih kronis. Penyakit ini indikasikan dengan seringkany buang air kecil, abdomen yang lebih rendah, masalah padaa vagina, dan rasa sakit pada kandung kemih dengan menggunakan cytoccope, untuk mencari pendarahan. Kondisi seperti in sernig membuat tubuh melemah hingga dapat menghasilan ketiidakpuasan seksdual. Dampaknya biasanya pada labia, vagina, sakit pada vagina, kehilangan sensitifitas dalam vagina, kurangnya gairah dan orgasme. Para peneliti masih mencari penyebab dan perkembangan baru pengobatan untuk mengobatannya.
* TRANSLATE Pelvic floor disorders : These disorders result in the relaxation and loosening of the muscles and connective tissues that support the pelvic organs; like the uterus and bladder. Women who experience this may also experience vaginal pain, loss of sensitivity within the vagina, and arousal and orgasmic impairment. Pembedahan jenis baru dan yang lebih baik masih sedang dikembangkan untuk mwmbantu melindungi fungsi seksual wanita, melindungi urat saraf vital dan suplay darah, ketika pembedahan sedang diusahakan/dilakukan.



Pengobatan pada fungsi seksual wanita : Pengobatan yang memepunyai resiko yang merugikan pada seks wanita, kami bahar pada halaman Kesehatan.

Masalah psycology yang menyebabkan ketidakpuasana seksual pada wanta :



* Depresi dan dysthymia : Depresi membawa dampak dua kali lebih besar pada wanita dibandingkan pada pria. Penyebabnya banya sekali, ketikaseimbangan dalam otak, stress hebat, gagal/ berdukacita, keturunanan keluarga, konflik emosional, atau faktor-faktor lainnya/ dysthymia masih berada dibawah depresi dan biasanya sukat untuk dideteksi. Seorang wanita yang menderita dythmia mungkin merasa sedih dan tidak menarik. Baik depresi maupun dysthymia dapat meembawa ketidak puasan pada sex dan menghindarinya.


* Stress : Sekarang ini sebagian besar wanita memepunyai pekerjaan, sebagai seorang ibu dan business women. Sekarang ini , pekrjaan serang ibu sering kali tidak mendapt support dari anggota keluarga, dalam artian pekerjaan sebagai ibu hanya f dia yang melakukannya. Tanggunga jwab sebagai ibu dan wanita karir menyebakan stress berat pada seorang wanita dibandingkan kebanyak pria. Stree dapat berdampak pada emosi, masalh medis dan akhirnya sulit untuk berhubungan seks. Wanita yang sedangh stress membutuhkan bantuan dari orang lain. Jika anda tidak dapat rileks dalam pelukan pasanga anda, anda barangkali masih dapat merasakan gairah seksual dan orgasme jika anda berusaha bermesaraan setiap saat.
* Gairah seksual dan emosi yang tinggi : hal yang paling berpotensi ketika gairah seksual dan emosi memuncak terjadi akan berdampak pada seksual wanit.wanita yang terlah di ekspos dengna malsah ini mungin mengalami satu atsu lebih dari keempat jenis ketidakpuasan seks yang terdaftar diatas,. Masalah ini dapat menyebakban wanita menghindari seks atau tidak dapat merasakan kenikmatan seks. Seorang wanita mungkin akan mendapatkan dirinya sendiri tidak dapt mengembangkan suatu hubungan emosional dengan seseorang. Dia mungkin mencari kenikmatan dengan sering melakukan hubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti dan dan tidak memepunyai hubungan emosonal denganya. Untuk wanita yang ingin sembuih dari masalh ini hendaknya meluangkan banyak waktu dengan pasangan yang mendukungnya. Saya ingin menunjukkan bahwa wanita yang memepunyai b gariah seks yang berlebihan maupun wanita yang sama sekali tidak tertarik pada seks, tidak secara otomatir dia telah mempunyai masalah tersebut diatas sejak kecil. Dan sebagai tambahan. Wanita yang dulunya memepunyai masalah diatas masih mungkin merasakan kehidupan seks yang sehat di waktu dewasanya. Wanita sebaiknya berhati-hati agar tidak menjadi korban dari banyaknya sugesti.


* Penggunaan obat dan alkohol : Wanita yang mengkomsumsi obat dan alkohol secara berlebihan akan menyababkan adanya kondisi emosional. Mereka menyangka obat dan alkohol akan menyembunyikan mereka dari bagian macam masalah, namun hal itu justru menambah satu masalah lagi. Wanita yang selalu mabuk atau berada dalam pengaruh drugs ketika mereka berhubungan seks mungkn tidak dapat berhubungan dengan apsangan mereka secara emosional ketika mereka dalam keadaan sadar. Dan sekali wanita kecanduan, dia akan mendapatkan dirinya tidak dapat melakukan hubungan seks dengan pasanganya, karena masalah–masalah emosional akan kembali menyerang dirinya. Beberapa wanita menggunakan seks sebagai pelampiasan dan in untuk menghindari masalah-malsah mereka. Seks sambil ngedrugs : produksihormon selama berhubungan seks akan menghasilkan tingkat rasa kedamaian yang sangat tinggi dalam pikiran. Wanita yang mengunakan drug dan alkohol secara berlebihan akan membutuhkan seorang konselor/ penasehat secara ekstensif dan juga pasangan yang mendukungnya jika mereka ingin mendapatkan kebahagiaan seksual.


* Kecanduan seks : masalah ini masih kontraversi. Wanita di masa lalu disebut nymphomaniak jika mereka menyatakan tertarik pada seks. Saya berharap sebutan tersrebut telah berubah. Apa yang dimaskud dengan kecansuan seks dan apakah hal tersebut normal dengan gairah seks yang kuat? Jika gairah seks anda tidak menganl siapa dan dimana tempatnya, khususnya ketika sedang bekerja dan melakukannya dengan salah seorang anggota keluarga mkaka hal itu sehat secara emsional. Jika anda melakukannya hanya dengan pasangan ana dalam arti berhubungan seks bersama-sama maka anda mungkin menggunakan seks untuk menghindari maslah- masalah emosional. Seks hanyalah salah satu bahan pembicaraan didalam kehidupan in. jika semua bahan pembicraaan dirusak mala kehidupan ini akan runtuh.


* Image tubuh dan masalah harga diri : Wanita sering membandingkan tubuh mereka secara tidak sehat dan tidak realistik pada propaganda dan ide yang diciptakan oleh media massa . wanita sering berharap bahwa merekja seharusnya kelihatan secara natural seperti model model ramping atau model-model yang telah operasi plastik yang sering ditunjukkan sebagai cover malajah dan ditelevisi. Wanita model tadi dijadikan bahan pertimbangan aga mereka mejadi lebih menarik sehingga mereka mendapatkan kukrangan significant pada tubuh mereka, khususnya model yang mengihadio cover majalh. Dan hasilnya, banyak wanita yang merasa tidak nyaman menunjukkan tubuh mereka pada pasangannya. Mereka ridak pernah membiarkan pasangan mereka melihat dalam keadaan tidak berpakaian, jika terang. mereka juga mungkin tidak akan membiarkan pasangan mereka melihat atau menyentuh daerah tertentu pada tubuh mereka, khususnya vulva mereka. Jika seorang wanita tidak dapat untuk tidak berpakaian didepan pasangan mereka dalam keadaan terang dan membiarkan pasangan menjelajahi seluruh tubuh dengan mata dan tangan, maka wanita-wanita tersebut tidak akan dapat menikmati seks secara mendalam dengan pasangan mereka. Bagaimana seorang wanita dapat menilai dirinya sendiri untuk mengefektifkan bagian-bagian seksualnya. Jika seorang wanita merasa bahwa dirirnya tidak mempunyai skill dan kualitas, maka dia akan mendapatkan tidak dapt nenyatakan bagina seksual pada dirinya sendiri. Jika wanita yakin bahwa pasanganya tidak akan mendengar atau respek padanya maka dia harus mengtakan bahwa dia tidak akan pernah membuat bagian tubuh seksualnya diketahui. Jika seorang wanita tidak merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan pasangannya maka dia kurang dapat rileks dan mencapai orgasme. Tidak mencapai orgasme mungkin akan menyebabkan seorang wanita sangat tersinggung. Jika wanita tidak memepunyai rasa percaya diri pada dirinya sendiri atau pada hubungan nya makan dia tidak membiarkan dirinya untuk orgasme, secara sadar maupun tidak sadar.


* Masalah pada hubungan : Hubungan seksual sepasang pasangan sering mejadi indikator langsung pada hubungan pasangan tersebut secara keseluruhan. Jika pasangan tersebut memepunyai masalah seksual maka masalah tersebut biasanya mempunyai dampak negatif pada hubungan pasangan tersebut secara keseluruhan. Jika hubungan pasangan itu dalam keadaan kacau kemudsian tidak ada bentuk penyelesainan maka seorang wanita akan memecahkan masalah hubungan seks mereka. Jika ketidakpuasan seks wanita merupakan sebab dari adanya masalah seks atau karena kurangnya skill seksual pasangan mereka maka perlakuan pada diri sendiri akan sangat pasti menghasilkan kegagalan. Jika sepasang tidak saling percaya satu sama lain dan tidak mempunyai komunikasi yang baik, maka rasanya tidak mungkin untuk mereka mendapat kepuasan seksual. Beberapa pasangan mempunyai masalah dalam menerima perubahan natural hubungan mereka seiring berlalunya waktu. Banyak hubungan yang terjalin, berangkat dari hasil birahi yang kuat antara keduanya dan juga karena adanya nafsu seks antara keduanya. Sekali suatu hubungan yang baru keduanya dan juga karena adanya nafsu seks antara keduanya. Sekali suatu hubungan yang baru terjalin mendapat masalah , maka hubungan tersebut menjadi kurang menarik. Jkka pasangan memeopunyai komunikasi yang baik dan diantara merea terdapat rasa saling percaya dan saling hormat maka hubungan mereka akan bertahan dimasa transisi, mereka akan menemukan cinta,. Jika seseorang berharap memepertahankan emosi dan seluruh intensitas hubungan fisik maka mereka akan sering medapatkan dirinya berpindah dari hubungan yang satu dengan hubungan yang lainnya. Banyak pasangan yang salah berharap bahwa seperti apa kehidupan seks mereka seharusnya, dan tdiak ingin mengetahui apapun yang telah berubah dala hubungan mereka. Cntohnya memepunyai anak biasanya akan mengubah hubungan seks pasangan tersebut. Hubungan yang sehat sangat dibutuhkan untuk menikmati seks. Cinta bukan jaminan untuk memepunyai hubungan seks yang sehat, tapi rasa saling percaya dan hormat antar keduanya dan juga kemampuan untuk saling berkomunikasi secara efekstif. Namun sayangnya, kesalahan masyarakat yaitu mereka salinng menyalahkan satu sama lain jika mempunyai masalah.



Masalah physiologiscal dan psychological : sebagaimana yang dapat dilihat, ada banyak kemungkinan penyebab dari ketidakpuasan seks. Untuk menentukan yang mana bertanggung jawab pada ketidakpuasan seorang wanita diperlukan suatu proses diagnosa. Sejak penyebabnya adalah physiological atau psychological, maka keduanya butuh untuk diketahui bersama-sama. Jika seorang wanita mengungjungi ahli gynecology atau ahli terapi tapi tidak mengngjungi ahli-ahli lainnya, maka wanita itu mungkin kurang mengatahui penyebab sebenarnya dari masalah ketidakpuasan seksualnya. Jika seorang wanita mengunjungi satu dokter/ ahli terapi, maka diagnosanya mungkin akan salah atau tidak lengkap dari hasilnya pengobatan yang dilakukan akan kurang sukses.



Klinik Jennifer dan Laura Berman mungkin sedikit luar biasa untuk masalahh-masalah diatas karena mereka dapar melihat kedua sek psychologinal dan saspek physiological bersama-sama, membuat suatu bentuk diagnosa dan melakuka pengobatan. Banyak wanita yang membaca hal ini mungkiin akan memepunyai masalh untuk mencari dokter dan ahli terapi yang telah bekerja sama dan mereka mempunyai pengetahuan yang diperlukan untuk melakuasn hal yang sama. Seorang wanita seharusnya mencari dokter dan ahli terapi secara terpisah dan meminta mereka untuk bekerja sama sebagai satu team. Ketika seorang wanita melakukannya maka dia butuh untuk mellengkapi informasi yang dibutuhkan untuk diagnosa dan pengobatannya. Saya menyebut hal ini bukan berarti wanita seharusnya mendignosa dirinya sendir, dia hanya sebaiknya yakin bahwa segala sesuattu pada dirirnya telah diperiksa. Dia sebaiknya yakin bahwa dokternya mengetahui penyebab masalahnya secara medis dan melakukan test untuk masalah tersebut, dan ahli terapinya sebaiknya dibuat untuk mengetahui kondisi medisnyanya. Seorang wanita mungkin butuh untuk meyakinkan ahli terapinya untuk tidak langsung menerima bahwa da tidak memepunyai masalah kodisi medis sebagai dasar dari masalah emosinalnya. Dia hendaknya banyak bertanya dan banyak menjawab. Wanita sebaiknya berhati-hati untuk tidak menekan atau mendesak dokter untuk segera mendiagnosis, secara sadar maupun tidak sadar. Jika dia tidak setuju dengan diagnosis mereka mungin dia daat mengikuti opini kedua. .

Saya menyadari bahwa banyak wanita yang membawa hal ini mungin akan merasa bahwa mereka tidak dapat mengikuti hal hal yang diperintahkan oleh dookter dan ahli terapi. Jika seorang wanita memiliki kesulitan seksual, dia mungkin tidak mempunyai rasa percaya diri yang mana sangat dibutuhkan untuk menelpon, hal yang sangat bisa dimengerti. Mendapat kesulitan seksual, seorang wanita mungkin tidak akan senang berbicara mengenai halini dengan banyak orang terutama orang yang asing baginya dan tidak memahami akan masalah dan khawatirannya. Siapapun yang mengalai hal ini maka dia butuh untuk berbicara dengan seiorang professional. Untunglah terdapat banyak lembaga yang dapat membantu wanita menyelesaikan malsah ini. Satu diantaranya adalah The American Association of Sex Educator, Counselors, and Therapists (AASECT).


Proses psychological berada diluar jangkauana artikel ini dan merupakan masalah manusia yb rumit, masalah ini belum dicoba untuk dijelaskan disini. Adapun saran berman bersaudara adalah wanita sebaknya mencari ahli terapi yang telah didik dan cakap/pandai dalam hal seks secara umum dan terapi seks sehingga mereka memepunyai skill yang membutuhkan untuk menangani asppek emosial ketidakpuasan pada seksual. Seorang ahli terapi hendaknya mengetahui satu hubungan secara keseluruhan. Penetapan proses medis digunakan oleh Dr. jennifer berman termasuk beberapa prosesur medis yang keberadaannya masih baru. Dokter di tempat anda mungin belum mengetahui akan keberadaan prosedur ini sebagai tambahan, alat/perlengkapan yang digunakan dalam prosedur ini mungkin belum tersedia ditempat praktek dokter anda. Anda mungkin harus mencari seorng dokter yang telah mengetahui prosedur ini dan memiliki perlengkapannya test medis yang digunakan oleh Dr. Berman akan dijelaskan berikut ini :



* Pemeriksaan gynecologi dan urologi : bentuk pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan struktur internal dan eksternal termasuk pemeriksaaan pada klitoris yang mana tidak lazim di kerjakan sellamam pemeriksaan panggul. Sejarah dan laporan medis seorang wanita juga diambil. Dokter perlu mengetahui tentang operasi yang dilakukan pada masa lalu, penyakit yang pernah di derita, sejarah atau laporan medis keluarga, dan pengobatan yang pernah dilakukan untuk masalah–masalah emosional.


* Pemeriksaan tingkat PH vagina : suatu probe kecil dan fleksibel dimasukkan kedalam vagina untuk mengukur tingkat keasamaannya. Pembacaan 4,5 hingga 5,1 dinaggap masih normal untuk wanita yang belum menopause. Wanita yang telah menopause dan tidak melakukan terapi penambahan hormon estrogen, maka wanita tersebut akan mengalami peningkatan tingkat keasamaan pada vaginanya. Jika pengukurannya 0-7 dianggap netral. Adapun informasi mengenai tingakt PH vagna dapat dipelajari disini.


* Pengukuran tingkat sensitifitas klitoris dan labia : hal ini dilakukan dengan menggunakan biothesiometer, dan tujuannya untuk mengukur sensitifitas kulit apakah berada pada itngkat tinggi atau tingkat yang rendah frekuensi getarannya. Pengukuran ini digunakan untuk mengukur sensitifitas clitoris dan labia pada rangsangan, dan juga untuk mengetahui kondisi urat saraf.


* Pemeriksaaan kemamapuan vagina : Tes ini dilakukan untuk mengukur kemamapuan vagina untuk rileks dan memanjang. Sebuah balon kecil dimasukkan kedalam vagina dan degnan perlahan-lahan balon tersebut di pompa. Dan wanita tersebut akan ditanya kapan dia pertama kali merasakan sensasi dalam vaginanya dan kapan dia merasakan tidak nyaman.


* Pemeriksaan dengan menggunakan ultrasound : pemeriksaannya sengan menggunakan ultrasund probematchstick yang berukuran kecil, tubuh dan sirkulasi darah pada clitoris dan juga labia, semuanya diperiksa. Dokter dapat mengamati tubuh dan sirkulasi darah melalui layar televisi. Tampon sized ultrasound probe kemudina dimasukkan kedalam vagna seperti ketika melakukan tampon sized ultrasound probe kemudian dimasukka kedalam vagina seperi ketika melakukan pemeriksaan pada vagina dan rahim.


* Pemeriksaan garirah seks : Pemeriksaan ini merupkana prosedur pemeriksaan yang kurang diharapkan dilakukan diruang prakterk dokter. Agar supaya pemeriksaan kemamapuan wanita untuk bergairah secara seksual dapat di lakukan maka wanita tersebut harus benar-benar terangsang secara seksual. Dr. berman memeberi kacamata 3-D sound video dan vibrator. Kacamata dipenuhi pandangan fill range wanita agar wanita tersebut dapat menonoton video arotis, didesain dan diproduksi oleh wanita. (video dapat juga digunakan untuk klien lesbian mereka). Kemudian wanita tersebut disuruh untuk merangsang dirinya sendiri ( bermastrubasi) selama 15 menit dengan menggunakan vibrator agar dia dapat menjadi sangat terangsang. Dokter kembali maka dia akan memeriksa banyaknya cairan pelicin, aliran darah, sensitivitas, da elastivitasvagina ketika wanita tersebut sedang terangsang. Apabla anak-anak yang diperkirakan tidak terjadi, maka hal tersebut ditendai adanya faktor fisik pada ketidakpuasan seks wanita. Jika wanita tersebut tidak dapat terngsang karena situasi yang tidak memungkinkan maka wanita itu perlu untuk mengkomunikasikan hal ini pada dokter.


* Pemeriksaan gairah seks ketika viagra digunakan : pada kunjungan berikutnya, seorang wanita mungkin akan memberikan dosis sildenafil (viagra) dan langkah-langkah diatas diulangi. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah langkah medis tersebut akan memepunyai dampak yang mengungtungkan pada respon seksual wanita. Menigkatkanya aliran darah dan sensitifitas merupakan tanda-tandanya. Jika sedang emosi, seorang wanita yang sangat terangsang secara fisik mungkin tidak akan dapat mencapai orgasme. Berman bersaudara telah menemukan bahwa jika screering dilakukan sebelum menggunakan tangan maka viagra dapat sangat menguntungkan untuk seorang wanita. Tapi hal ini tidak berlaku untuk semua wanita. Viagraa bukan pengobatan yang efektif untuk semua atau sebagina besar ketidakpuasana seksual. Hal ini biasanya bekerja degnan baik untuk wanita yang pertama kali melakukan seks tapioleh karena adanya perubayan phisiological untuk sementara maka wanita itu dapat mengalami tingkatan gairah seksual yang diperlukan unuk mencapai orgasme.

No comments: